Anak Laki-Laki Tenggelam di Sungai Wampu Akhirnya Ditemukan, Sang Anak Meninggal Dunia

Penemuan mayat anak laki-laki di aliran sungai Wampu, Desa Suka Maju, Kec.Tanjung Pura Kab.Langkat, Senin (19/2/2024). (Foto: ist)

KAB. LANGKAT, Sinarpagibaru.com – Warga Desa Suka Maju, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, digegerkan dengan penemuan sosok mayat anak laki-laki terapung mengenakan celana dalam warna merah di aliran sungai Wampu Desa Pantai Gemi Kec.Stabat.

Mayat anak laki-laki ditemukan warga sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (19/2/2024). Hal itu dibenarkan Kepala Desa Suka Maju.

Kronologi penemuan mayat, dimana saksi
sedang berada di pinggir aliran sungai Wampu tiba-tiba melihat ada sesosok mayat hanya mengenakan celana dalam warna merah hanyut di aliran sungai, seketika para saksi mengambil perahu sampan untuk menuju ke arah mayat, kemudian saksi mengikat badan mayat menggunakan tali dan menariknya ke pinggir sungai.

Selanjutnya, saksi menghubungi Kepala Desa Suka Maju memberitahukan penemuan mayat di aliran sungai Wampu. Kemudian, Kades Suka Maju melaporkan penemuan ke Polsek Tanjung Pura.

Baca Juga :  Itwasda Polda Kalbar Lakukan Audit Kinerja Tahap I di Polres Kubu Raya

Diinformasikan bahwa ada anak laki-laki bernama Emo Pebriwan (9 th) seorang pelajar Kelas IV SD, Islam warga Desa Suka Jadi, Kec.Hinai Kab.Langkat tenggelam sedang mandi di aliran sungai Wampu di sekitar Desa Pantai Gemi pada hari Sabtu (18/2/2024) pukul 13.00 WIB.

Menurut warga setempat bahwa korban mandi di aliran sungai Wampu bersama temannya sekitar 9 orang dan mereka mandi di sungai dengan menggunakan batang pisang yang dinaiki korban dan teman-temannya. Dan tiba-tiba batang pisang berguling-guling sehingga korban dan temannya melompat ke sungai. Karena korban tidak bisa berenang sehingga korban tenggelam.

Atas penemuan mayat oleh warga Desa Suka Maju, Polsek Tanjung Pura berkoordinasi dengan Polsek Stabat. Polsek Stabat memberitahukan kepada orangtua korban tenggelam untuk memastikan mayat tersebut adalah anaknya.

Baca Juga :  Komunitas Kamaira Gelar Acara Buka Puasa Bersama di Panti Rehabilitasi Kejiwaan Bani Syifa

Dan benar, orangtua korban memastikan itu adalah anaknya yang tenggelam di aliran sungai Wampu Desa Pantai Gemi Kec.Stabat berdasarkan tanda lahir warna hitam bulat pada telapak kaki kiri korban.

Kemudian mayat tersebut dibawa ke RSU Tanjung Pura guna dilakukan pemeriksaan VER luar oleh Dr.Muhammad Iqbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *