Dapat Sertipikat, Wirausaha Asal Kuningan Ingin Kembangkan Budidaya Buah-Buahan

Dudi Badrum Muhammad (35), seorang pria asal Desa Danalampah, Kabupaten Kuningan menjadi salah satu penerima sertipikat tanah pada sosialisasi Kementerian ATR/BPN di Grage Sangkan Hotel, Kuningan, Sabtu (25/11/2023). (Foto: Humas ATR/BPN)

KUNINGAN, Sinarpagibaru.com – Dudi Badrum Muhammad (35), seorang pria asal Desa Danalampah, Kabupaten Kuningan menjadi salah satu penerima sertipikat tanah pada kegiatan Sosialisasi Program Strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kegiatan ini digelar di Grage Sangkan Hotel, Kuningan, Sabtu (25/11/2023).

Sertipikat yang ia dapat merupakan hasil dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diikuti sebulan silam. Hal ini diakuinya, seraya menerima sertipikat dari tangan Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Yanuar Prihatin. “Satu bulan saya menunggu, Pak,” ujar Dudi Badrum Muhammad di hadapan Yanuar Prihatin.

Ditemui usai menerima sertipikat, Dudi mengaku akan memanfaatkan sertipikatnya untuk mengembangkan sejumlah usahanya. Selama menjadi wirausaha, diketahui ia telah menggeluti berbagai macam budidaya buah-buahan. “Sehari-hari saya berkebun, ini lagi rencana mau kembangkan budidaya alpukat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Capaian Kinerja 2023 Meningkat, Menteri ATR/BPN Targetkan 100 Kota/Kabupaten Lengkap di 2024

Sebagai pengusaha, ia yakin dan percaya bahwa sertipikat tanah dapat meningkatkan taraf ekonominya ke depan. Sebab, ia mengetahui betul potensi tanah yang ia miliki dengan berkepastian hukum menjadikan tanahnya bernilai jual tinggi.

“Jadi tanah saya sekarang bernilai, tapi tidak mau saya jual. Akan saya manfaatkan semaksimal mungkin untuk usaha saya ini karena saya melihat peluang bagus kalau saya melakukan budidaya alpukat,” tutur Dudi.

Nantinya, modal yang didapat dari mengagunkan sertipikat akan digunakan Dudi untuk modal pemupukan hingga perawatan tanaman alpukat. “Karena yang paling penting dari budidaya alpukat yang saya pelajari itu adalah pemupukan dan perawatannya. Kalau dilakukan sesuai kebutuhan akan cepat berbuah dan memiliki masa produktif yang lama,” ceritanya.

Selanjutnya ia berharap, program PTSL yang memudahkan masyarakat dalam mengurus sertipikat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat khususnya Kabupaten Kuningan. Dudi pun berterima kasih kepada jajaran perangkat desa dan pihak Kantor Pertanahan yang membantu dalam penerbitan sertipikatnya.

Baca Juga :  BPN Jakarta Selatan Serahkan Sertipikat Aset BMN Kementerian Keuangan

“Terima kasih kepada BPN, perangkat desa, dan pihak yang terlibat atas peran aktifnya dalam mengurus sertipikat. Mudah-mudahan program ini terus berlangsung lama dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kuningan,” pungkas Dudi. (Gtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *