Maknai Idul Adha 1444 H, Sambu Group Berbagi Daging Kurban di Jakarta Utara

Pendistribusian Hewan Kurban oleh Sambu Grup dicMasjid Jami' Rahmatul Ummah, Penjaringan

JAKARTA, sinarpagibaru.com – Sambu Group melalui PT Pulau Sambu di Jakarta dan Yayasan Bahtera DwipaAbadi (YBDA), kembali mendistribusikan daging kurban ke warga sekitar Penjaringan, Jakarta Utara seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada Iduladha 1444 Hijriah ini, PT Pulau Sambu membagikan lebih dari 450 bungkus daging kurban kepada warga sekitar Penjaringan termasuk Jamaah Masjid Jami’ Rahmatul Ummah. Perusahaan juga turut memberikan 3 buah KARA Santan 65ml dalam setiap paket daging kurban yang didistribusikan ke masyarakat.

“ Pembagian KARA Santan diharapkan bisa mempermudah penerima daging kurban, untuk mengolah masakan, karena bisa memperkaya cita rasa hidangan hari raya Iduladha yang identik dengan masakan bersantan, terlebih santan sangat kaya manfaat, serta higienis yang selalu dijaga kemurniannya,” Jelas Arief Aria Public Relations Head, Sambu Group Kamis (29/6/2023).

Serah terima paket kurban masing-masing diwakili oleh Budi sebagai Ketua RT 03 Kelurahan Penjarinan, serta Rakib selaku Ketua RW 010 Kelurahan Penjaringan, dan Ustad Mustofa (Perwakilan Jamaah Masjid Jami’ Rahmatul Ummah).

Tak hanya di Jakarta Utara, tepat dengan waktu yang kesamaan Sambu Group juga menyalurkan sejumah hewan kurban di 3 wilayah operasional perusahaan yang berada di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Ketiga lokasi tersebut meliputi Kuala Enok, Guntung, dan Pulau Burung.

Baca Juga :  Paramadina Diskusi Knowledge Sharing: Melatih Filsafat sebagai Ilmu Kritis di Perguruan Tinggi

“Kegiatan pembagian daging ataupun hewan kurban memang sudah menjadi tradisi tahunan Sambu Group. Adanya agenda tahunan ini sebagai bentuk konkret atas kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar,” tutur Arief Aria.

Lebih lanjut Arief Aria menyampaikan, kegiatan penyaluran hewan maupun daging kurban juga sebagai salah satu wujud apresiasi kami atas hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat yang telah terjalin selama ini. Dalam momen Iduladha 1444 H, perusahaan berharap bahwa kegiatan ini benar-benar membawa kebahagiaan bagi masyarakat, terlebih bagi warga Penjaringan, tutup Arief Aria.

Sambu Group didirikan pada tahun 1967 oleh Tay Juhana, PT Pulau Sambu merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis pengolahan kelapa. Memiliki tiga pabrik yang tersebar di Provinsi Riau — PT Pulau Sambu di Kuala Enok (1967), PT Pulau Sambu di Guntung (1983), dan PT Riau Sakti United Plantations (1993).

Sambu Group berusaha menciptakan industri kelapa ke level lebih tinggi melalui pengembangan sistem yang berbeda dari yang pernah ada sebelumnya.
Sambu Group berhasil mengintegrasikan petani kelapa lokal Indonesia dengan pasar.

Petani kelapa menjadi entitas yang tak terpisahkan secara sosial dengan perusahaan sebagai pelopor industri kelapa, Sambu Group berusaha mengembangkan inovasi produk berbasis kelapa melalui merek KARA. Usaha Sambu Group mengakomodir kebutuhan kelapa untuk industri bermitra dengan masyarakat dan lingkungan untuk menghadirkan inklusifitas sosial, konservasi lingkungan hidup, dan stabilitas ekonomi bagi bisnis dan masyarakat disekitar.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-56, Sambu Group bersama Petani Kelapa: Kolaborasi Tiada Henti!

Salah satu prinsip Sambu Group, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan sosialekonomi petani kelapa Indonesia yang menjadi mitranya. Upaya ini dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, penyelenggaraan berbagai kegiatan religi hingga program pendidikan masyarakat di sekitar industri. Membeli produk Sambu Group dengan merek KARA turut berkontribusi untuk kesejahteraan dan kehidupan petani kelapa Indonesia yang lebih baik.

 

(Hn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *