JAKARTA, Sinarpagibaru.com –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar program Mudik Gratis 2025 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang kampung selama perayaan Idulfitri. Acara pemberangkatan ribuan peserta mudik gratis ini berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas) pada Kamis, 27 Maret 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 319 unit bus untuk mengangkut para pemudik menuju berbagai kota tujuan di Pulau Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Kami harapkan peserta mudik gratis bisa menikmati waktu bersama keluarga di kampung halaman mulai 27 Maret hingga 6 April. Kami juga berharap mereka kembali ke Jakarta dengan selamat dan tetap semangat dalam menjalankan aktivitas setelah Lebaran,” ujar Syafrin.

Dalam pelaksanaan mudik gratis tahun ini, Dishub DKI Jakarta menyediakan total 5.459 tempat duduk bagi masyarakat.

“Kuota ini terdiri dari 3.614 kursi untuk perjalanan mudik dan 1.845 kursi untuk arus balik,” sambungnya.

Program mudik gratis ini dibagi dalam dua gelombang pendaftaran. Pada gelombang pertama, sebanyak 4.298 tempat duduk tersedia, namun sebagian masih tersisa setelah dilakukan verifikasi. Oleh karena itu, Dishub membuka pendaftaran gelombang kedua pada 19 Maret 2025, dengan tambahan kuota 1.161 tempat duduk.

“Masyarakat yang mengikuti program ini bisa menuju berbagai kota tujuan, seperti Palembang 282 kursi mudik, 112 kursi balik. Lampung 124 kursi mudik, 134 kursi balik. Kabupaten Kuningan 57 kursi mudik, 31 kursi balik,” terangnya.

Wilayah lainnya yakni Kota Tasikmalaya, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Semarang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Cilacap, Kota Purwokerto, Kota Solo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Sragen, Kota Yogyakarta, Kota Madiun, Kota Kediri, Kabupaten Jombang, Kota Malang, Kabupaten Sidoarjo .

“Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan arus mudik dan balik dapat berjalan lancar tanpa adanya lonjakan kendaraan pribadi yang bisa menyebabkan kemacetan,” ujarnya.

Sebelum pemberangkatan bus mudik gratis, Pemprov DKI Jakarta juga telah menggelar Seremonial Pemberangkatan Truk Pengangkut Sepeda Motor pada Rabu, 26 Maret 2025, di Terminal Pulogadung. Program ini memungkinkan para pemudik untuk mengangkut sepeda motornya menggunakan truk, sementara mereka sendiri menempuh perjalanan dengan bus yang telah disediakan.

Menurut Syafrin Liputo, program ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pemudik dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami memberikan solusi dengan mengangkut sepeda motor menggunakan truk, sementara para pemudik dapat bepergian dengan bus,” kata Syafrin.

Dishub DKI Jakarta juga memastikan seluruh kendaraan yang digunakan dalam program ini dalam kondisi laik jalan. Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulogadung di bawah komando Edy Sufa’at dan Agus Sugiharto telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap 10 unit mobil pengangkut dan 358 sepeda motor yang diberangkatkan.

Program mudik gratis ini tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tetapi juga berdampak positif pada kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik dan balik Lebaran. Dengan berkurangnya jumlah pengendara sepeda motor di jalan raya, potensi kemacetan dan kecelakaan dapat ditekan.

Pemerintah berharap inisiatif ini bisa menjadi solusi berkelanjutan untuk mengurangi beban transportasi di musim mudik serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakannya.