Daerah  

UMKM di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi Optimis Bisa Mandiri

Ketua UMKM Kec. Sukaraja, Ajeng bersama Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Nina, optimis pengembangangan UMKM di Kecamatan Sukaraja. (foto: ist)

KABUPATEN SUKABUMI, Sinarpagibaru.com – Sukaraja adalah sebuah kecamatan yang terletak di sebelah utara Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, yang lokasinya tidak jauh dari Kota Sukabumi dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.

Mata pencaharian penduduk disini tidak lepas dari perdagangan, pertanian, perkebunan, dan wirausaha kreatif usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Wartawan media ini berkesempatan untuk mewawancarai Kasie Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sukaraja, ibu Nina, untuk mengkonfirmasi bagaimana strategi peningkatan UMKM di sembilan desa yang ada di wilayahnya.

Nina menerangkan bahwa salah satu upaya yang dilakukan adalah turut membantu memasarkan produk hasil bumi seperti produk perkebunan, pertanian maupun kerajinan tangan yang diproduksi langsung oleh masyarakat.

Di tahun 2024 ini, pihaknya merencanakan melakukan penguatan-penguatan promosi untuk memperkenalkan produk asli dari Sukaraja kepada nasional maupun ke mancanegara.

Tidak terlepas diantaranya memfasilitasi penjualan lewat kanvasing produk UMKM masyarakat ke seluruh kota.

Kemudian penguatan teknologi pemasaran baik online atau digital marketing yang mana saat ini terus berkembang dan wajib dilakukan untuk memberikan kemudahan menawarkan produk.

Baca Juga :  Wakil Bupati Samosir Hadiri Pembukaaan Pekan Raya Sumatera Utara Ke-49

Kemudian juga memberikan kemudahan-kemudahan dalam pemberian ijin usaha seperti NIB, Serfitikasi Halal, PIRT, BIMTEK Kemasan dan Kemudahan Kemitraan Permodalan dengan Pihak Ke-3, terang Nina.

Upaya-upaya tersebut dilakukan agar bisa dikenal di Kota dan Kabupaten Sukabumi serta Indonesia serta targetnya bisa dikenal sampai manca negara.

Tidak lupa Nina mengatakan bahwa produk yang akan dikembangkan adalah salah satunya “Snack Belut” agar bisa eksport keluar negeri dan menjadi Percontohan UMKM yang dapat dikembangkan, tutupnya.

Senada dengan Nina, Ketua UMKM Kecamatan Sukaraja, Ibu Ajeng, mengatakan bahwa peran pemerintahan untuk pengembangan UMKM di sembilan desa yang ada di Sukaraja sangat diperlukan.

Ajeng menjelaskan, perlu adanya sinegritas semua pihak agar UMKM mampu berkembang, berdaya jual, bisa kompetitif produknya serta bisa membuka akses penjualan yang lebih modern, terarah dan sukses baik untuk konsumen lokal, luar kota maupun ke mancanegara.

Baca Juga :  1,1 Juta UMKM Nahdliyin Kesulitan Akses Pasar, Ketua DPD RI Koneksikan dengan Kadin Jatim

Untuk itu tentu perlu banyak bimbingan baik dari dinas terkait maupun aparatur desa dan kecamatan tentunya dalam mewujudkan impian.

“Memang tidak mudah, namun perlahan namun pasti Kecamatan Sukaraja dan Ketua UMKM Sukaraja juga dibantu Pembina UMKM Kota dan Kabupaten Ibu Imelda serta seluruh UMKM 9 Desa Se-Kecamatan Sukaraja dapat berjuang bersama mensejajarkan produk Sukaraja dengan produk kota lainnya di Indonesia agar bisa mandiri dan go international”, tegasnya. (deta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *