Wujudkan 120 Juta Bidang Tanah Terdaftar di 2024, Menteri ATR/BPN: Jangan Ada Ego Sektoral

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto memimpin rapat yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, pada Jumat (22/12/2023). (Foto: Humas ATR/BPN)

JAKARTA, Sinarpagibaru.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto memimpin rapat yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, pada Jumat (22/12/2023). Bertindak selaku pemapar, Sekretaris Jenderal (Sekjen), Suyus Windayana. Adapun hal yang dipaparkan kali ini terkait capaian kinerja tahun 2023 dan rencana kerja di tahun 2024 mendatang.

Sekjen mengungkapkan, capaian anggaran per 20 Desember 2023 sejauh ini sudah berada di angka 93,85%. Ia optimis, di akhir tahun 2023 realisasi anggaran yang dicapai Kementerian ATR/BPN bisa menembus 97,92%. “Realisasi anggaran ini cenderung naik setiap tahunnya dan ini merupakan capaian tertinggi dalam waktu empat tahun terakhir,” kata Suyus Windayana.

Atas capaian tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras mewujudkan realisasi program dan anggaran di tahun 2023. “Ini adalah hasil kerja keras kita bersama dan semoga terus dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya,” ucap Hadi Tjahjanto.

Perlu diketahui, di tahun 2024, Kementerian ATR/BPN menargetkan 120 juta bidang tanah terdaftar. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN mengimbau kepada jajarannya agar dapat bersinergi antara unit kerja dan jangan sampai ada ego sektoral di internal Kementerian ATR/BPN. “Di kementerian kita jangan ada ego sektoral. Saya kira dengan kerja spartan dan tanpa adanya ego sektoral, kita semua yakin bisa melaksanakan apa yang kita inginkan, yakni 120 juta bidang tanah terdaftar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Serahkan Sertipikat di Tabanan, Menteri ATR/BPN: Pertambahan Nilai Ekonomi Capai Rp2 Triliun

Dalam kesempatan ini, Hadi Tjahjanto juga menyoroti terkait kesejahteraan pegawai khususnya bagi pegawai Kementerian ATR/BPN yang bertugas di wilayah timur Indonesia. Ia mengimbau kepada jajaran terkait untuk membuat skema mutasi dan rotasi berikut jangka waktu bagi pejabat atau pegawai BPN yang berada di wilayah timur.

Hal tersebut penting karena menurutnya selain menyangkut kesejahteraan, skema tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan motivasi kinerja para pegawai. “Ini bagian dari kesejahteraan, sehingga saya harapkan tahun depan ada penyegaran agar tidak mempengaruhi kinerja dan dengan penyegaran kinerjanya harus meningkat,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Baca Juga :  BPN Jakarta Selatan Segera Sertifikatkan 100 Bidang Tanah Wakaf di Tahun 2023

Lebih lanjut ia membahas terkait Sertipikat Tanah Elektronik. Sejak diluncurkan pada 4 Desember 2023, terdapat 20 Kantor Pertanahan yang telah ditetapkan sebagai pilot project penerbitan Sertipikat Tanah Elektronik. Oleh sebab itu, Menteri ATR/Kepala BPN mengimbau kepada Sekjen dan para Eselon I selaku pembina wilayah untuk melakukan monitoring capaian penerbitan Sertipikat Tanah Elektronik. “Jangan sampai kita jalan di tempat,” pungkasnya.

Hadir mengikuti Rapat Pimpinan ini, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Staf Khusus, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Tenaga Ahli Menteri. (Gtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *