Daerah  

Keren, Banyak Desa di Kabupaten Karo Manfaatkan Sarana Website Sendiri

Desa di Kabupaten Karo Manfaatkan Sarana Website Sendiri. (Foto: ist)

KABUPATEN KARO, Sinarpagibaru.com – Tak dapat dipungkiri, mengikuti perkembangan teknologi perlu dilakukan di segala lini, tidak terlepas bagi desa-desa di daerah.

Hal ini juga bagian dari instruksi pemerintah pusat yang ingin adanya tranformasi digital di tiap desa, termasuk juga Gubernur Sumatera Utara di dalam kesempatan dalam pidatonya agar desa menerapkan pemanfaatan sistem informasi digital.

Salah satu yang dapat dilakukan desa adalah membangun Website milik desa yang dirancang dan dibuat untuk melayani kepentingan publik dan dikelola oleh perangkat desa itu sendiri.

Tersedianya portal website di desa diharapkan dapat membuat layanan publik terhadap warga desa dapat dilakukan secara lebih mudah dan cepat, termaksud mengangkat potensi-potensi desa yang ada ke khalayak luas.

Hal ini terlihat di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sebagian besar desa punya website desa yang salah satu isinya adalah profile desa, berita berita kegiatan, wisata, dan informasi-informasi lainnya sangat mudah untuk diakses.

Ditelisir oleh wartawan media ini, diketahui website setiap desa tersebut dikelola dan dikembangkan oleh pemerintah desa masing masing secara mandiri.

Sedangkan pembuatannya menggunakan jasa profesional dibidangnya, bukan hanya pembuatan portal website, tapi juga dengan profil tentang desanya.

Profil desa itu dikemas sedemikian rupa, dapat merangkum segala sesuatu tentang desa dan potensinya dengan tampilan visual, secara singkat, padat dan jelas.

Pengerjaan profil desa itu tentu punya tingkat kesulitan tersendiri, karna perlu kajian dan riset lapangan terlebih dahulu secara profesional dan dengan alat alat yang tidak sederhana.

Kemudian dikemas sedemikian rupa lalu dibuat visual untuk di publikasikan dalam website yang dapat diakses secara nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Peringati HUT RI ke-78, PPM MARAN Tiganderket Peduli Terhadap Para Veteran

Namun sangat disayangkan, ada pihak yang belum memahami pemanfaatan sarana digital dan niat baik desa membangun web tersebut, ada isu isu miring, seolah olah mencari melakukannya demi keuntungan belaka.

Saat ditemui, pihak pengadaan jasa IT yang membuat jasa website dan profil desa di Kab. Karo, salah satunya CV SAT, menerangkan bahwa memang benar pihaknya sedang disudutkan.

Ada pemberitaan sepihak belum mengkonfirmasi perusahaannya menafsirkan dengan sudut pandang yang salah, menilai pembuatan web desa di Kab. Karo ada atensi dari pejabat.

Seolah olah pembuatan website itu dengan cara memaksa kepala desa dengan adanya beking dari pejabat pemkab.

Padahal, itu tidak benar, faktanya, pembuatan web itu adalah inisiatif perusahaannya yang menawarkan jasa pembuatan web dan profile desa didalamnya.

“Kami mempresentasikan dan menawarkan jasa pembuatan website berikut jasa pembuatan profil desa dari pintu ke pintu layaknya marketing pada umumnya”, terangnya.

Kami menawarkan sebuah konsep, itulah yang kami ajukan datang ke desa-desa yang ada tanpa ada suruhan dari siapapun, apalagi inspektorat seperti yang diberitakan.

Konsep web berikut profil desa itu sudah dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja dengan mudah dan cepat.

Mengenai harga, menurutnya, adalah harga yang tergolong murah dibanding jasa yang lain yang mencapai ratusan juta rupiah, harga kami jauh dibawah itu, mengingat kami menawarkan jasa kepada desa.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa biaya modal kerja yang terbesar adalah pembuatan video visual profil desa. Membuat profil itu bukanlah hal yang mudah.

Pihaknya melakukan analisis dan riset terlebih dahulu, menemui beberapa warga guna mendapat kebenaran informasi, pengumpulan data, pengambilan video di lapangan ada yang menggunakan drone, baru dibuat visualnya oleh tim editing.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Mengucapkan Terimakasih Pelaksanaan Turnamen MITRARECA CUP yang Berakhir dengan Manis

Jadi janggal bila harga minim yang kami tawarkan pada setiap desa dijadikan dituding aneh-aneh, bukan melihat kemanfaatannya dengan harga yang terjangkau desa.

Yang pasti bahwa pekerjaan profil dan web itu yang kami tawarkan satu desa satu web berikut profil desanya.

“Kami tidak memaksa kepala desa atau perangkat desa, kami memaparkannya lewat presentasi secara mandiri dan profesional”, ungkapnya agar semua pihak memahami.

“Bahwa bilamana itu merupakan pelanggaran hukum, mohon dijelaskan secara detail, pelanggaran apa yang kami lakukan?”, tanyanya kepada wartawan media ini.

Kalau ada beking pejabat, sudah dari dulu semua desa sudah pakai jasanya membuat website dengan harga tinggi, tutupnya sembari menyampaikan bahwa pihaknya akan meminta kepada media media yang sudah menyiarkan berita tidak benar untuk dihapus karena sudah mencemarkan nama baik.

Dilain sisi, banyak warga Jakarta yang kampung halamannya dari Kabupaten Karo sangat senang dan bangga melihat dan membaca kondisi dan situasi kampung halamannya dari internet lewat portal web desa yang sudah dibuat. (Rinaldo/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *