KLHK Gerak Cepat Bantu Pemadaman TPA Suwung Bali

Tim KLHK membantu pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Kota Denpasar, Bali (16/10). (Foto: Humas KLHK)

BALI, Sinarpagibaru.com – Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bergerak cepat untuk membantu pemadaman kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung di Kota Denpasar, Bali (16/10). Proses ini melibatkan 25 personil Manggala Agni Daops Gowa, Balai PPI Sulawesi dan Brigdalkarhutla Sylvaraksaka Balai PPI Jawa Bali Nusa Tenggara bersama Tim P3E Bali Nusra dan BKSDA Bali.

Kepala Balai PPI Sulawesi, Beny Ahadian Noor mengungkapkan bahwa mengingat tingginya kandungan gas Metana pada kebakaran TPA tersebut, pemadaman dilakukan menggunakan metode injection/penyuntikan zat aditif dan air. Metode ini fokus pada titik-titik kebakaran yang menjadi sumber asap untuk mengurangi pencemaran udara.

“Manggala Agni Daops Gowa diperbantukan di sini karena mempunyai pengalaman pemadaman menggunakan metode injection di gambut dan TPA Antang, Kota Makassar,” ujar Beny.

Sementara itu, Kepala Balai PPI Jawa Bali Nusa Tenggara, Haryo Pambudi menyampaikan bahwa untuk membantu pemadaman tersebut, tim KLHK juga melakukan pemasangan 2 unit tandon air portable (collapsible tank) berkapasitas masing-masing 5.000 liter yang bisa dipindahkan, sehingga memungkinkan anggota regu pemadam menjangkau lokasi yang terbakar di TPA Suwung.

Baca Juga :  KLHK Lakukan Uji Emisi Akbar dan Launching Aplikasi Si Umi

“Pemadaman dimulai dengan mencampur zat aditif dan air pada tandon kemudian disemprotkan pada permukaan areal terbakar dan injeksi ke dalam tumpukan sampah untuk memastikan kebakaran bawah permukaan juga padam,” terang Haryo.

Selain itu, strategi pemadaman juga dilakukan dengan mengaduk sampah menggunakan ekskavator agar gas metana yang mudah terbakar terlepas. Pemadaman dilakukan secara bertahap untuk memastikan efektifitasnya.

Upaya pemadaman darat tersebut juga didukung pemadaman dari udara (water bombing) menggunakan 2 unit helikopter BNPB.

Pemadaman Gabungan tersebut dipimpin oleh Walikota Denpasar melibatkan Damkar Kota Denpasar, TNI, POLRI, BNPB dan PUPR. Operasi Pemadaman diawali dengan pemetaan wilayah yang terbakar (size up) menggunakan drone.

Baca Juga :  Cek 91 Command Center, Kapolri Tegaskan Siap Amankan KTT ASEAN di Labuan Bajo

Sampai dengan sore waktu setempat, hasil pemadaman gabungan tersebut dinilai berhasil dalam mengendalikan kebakaran pada titik-titik sasaran pemadaman sepanjang 90 meter di sisi Timur TPA. Untuk meningkatkan efektifitas, pemadaman dilakukan hingga pukul 23.30 WITA. (Gtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *