Viral  

Proyek Pembangunan Jalan Milyaran Rupiah Diduga Asal Jadi, APH di Minta Segera Turun Tangan

INDRAMAYU, Sinarpagibaru,com -Pembangun Proyek yang dilakukan pemerintah kabupaten indramayu sepanjang tahun 2022 Hingga 2023 di bawah kepemimpinan bupati Nina Agustiana, SH.,M,H.C.R. terus dilakukan termasuk di bidang infrastruktur baik jalan ataupun jembatan dan pembangunan.

Salah satunya jalan yang telah di perbaiki tahun 2023 adalah desa Gelarmandala kecamatan Balongan kabupaten indramayu provinsi jawa-barat.

pembangunan jalan di wilayah kecamatan Balongan Diduga kuat tidak sesuai dengan petunjuk Teknis ( Juknis ) dan spesifikasi.

Pasalnya pekerjaan pemerintah daerah (Pemda ) kabupaten indramayu melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) kabupaten indramayu dengan menelan anggaran Rp.1.796.953.000.00.- dari anggaran pendapatan dan pembelanjaan daerah (APBD ) tahun anggaran (T/A) 2023.

terkesan di kerjakan asal-asalan berdasarkan informasi yang di himpun oleh media ini, dari berbagai unsur masyarakat peninjauan dan pengerjaan jalan tersebut.

Warga kecewa proyek pembangunan jalan milyaran rupiah diduga asal jadi dan sungguh miris proyek pembangunan jalan cor beton -Ready mix milyaran rupiah dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) kabupaten indramayu di kerjakan CV. Jaya Makmur (JM ) di keluhkan warga.

Baca Juga :  Relawan Ganjar, Sobat Jarwo Mendorong Erick Thohir Sidabutar Maju Cagub Jabar 2024

Pasalanya dari pekerjaan yang sudah rampung progres 100% terdapat keretakan di berbagai titik keretakan terlihat di bebrapah segmen.

Dari mulai keretakan panjang maupun halus hal tersebut tentunya menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat kualitas seperti apa yang digunakan sehingga belum di pakai penerima manfaat sudah banyak keretakan.

Sementara menurut masyarakat yang tidak mau identitasnya disebutkan kepada media ini, ” ia banyak yang retak retak pak..padahal jalan ini, masih belum di pake atau di lalui warga sekitar” ucapnya warga sekitar yang berkebun tidak jauh dari pembangunan jalan tersebut ketika di mintai keterangan oleh awak media sinarpagibaru,minggu 15 oktober 2023.

Dan ketika di tanya apakah kualitas jalan tersebut akan bertahan lama menyebutkan kalau menurut saya tidak akan bertahan lama karena belum di lalui mobil ataupun motor saja sudah retak- retak apalagi nanti kalau di lalui kendaraan bermotor mungkin lebih parah, retaknya ucapnya pada media ini minggu (15/10/2023).

Baca Juga :  Resmi! Jokowi Naikkan Pangkat Prabowo Jadi Jenderal TNI Bintang Empat

Untuk diketahui, pemasangan rakitan besi atau Dowel juga jaraknya tak beraturan ada yang 10 meter hingga 15 meter padahal dalam rancangan anggaran belanja (RAB) seharusnya dalam pemasangan Dowel berjarak sekitar 5 meter.

 

(ATS /Warsono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *