Raja Juli Antoni Dinilai Paling Cocok Gantikan Hadi Tjahjanto Sebagai Menteri ATR/BPN

Raja Juli Antoni didampingi jajaran saat menyerahkan Sertipikat tanah milik Nirina Jubir di Kanwil BPN DKI Jakarta. (Foto: ist)

JAKARTA, Sinarpagibaru.com – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai Raja Juli Antoni paling berpeluang menggantikan posisi yang ditinggalkan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN.

Jerry menilai, Presiden Joko Widodo memiliki pandangan berbeda terhadap Raja Juli Antoni, sosok anak muda yang syarat pengalaman dalam menyelesaikan rumitnya problem pertanahan saat ini.

“Kalau mau cari yang paling pas untuk posisi Menteri ATR/BPN, ya Raja Juli Antoni. Dia Wamen saat ini. Dari problem redistribusi tanah, program PTSL dan lainnya sangat paham,” papar Jerry Massie kepada wartawan, Selasa 20 Februari 2024.

Dari sisi kemampuan dan secara politis, Raja Juli Antoni memiliki kedekatan emosional kepada Presiden Jokowi. Terlebih saat ini duduk sebagai Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Komunikasi dengan presiden bagus, partainya oke mendukung program presiden, bahkan dirinya pun dekat dengan Kaesang Pangarep yang notabene putra presiden,” tuturnya.

Baca Juga :  Sekjen PDIP Jelaskan Nama RK Ditawari Jadi Bakal Cawapres Ganjar

Raja Juli Antoni yang telah menjaba sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia sejak 15 Juni 2022 juga dikenal sosok agresif dalam bekerja.

“Raja ini kan anak muda, milenial yang gesit. Coba Anda cek rekam jejaknya, hasil kerjanya bagus. Wajar jika Raja naik kelas. Saya kok yakin dengan pengalamannya, Kementerian ATR/BPN akan lebih keren di tangannya,” jelas Jerry.

Terkait dengan munculnya nama Agus Harimurti Yudhyono (AHY) yang kabarnya akan menggantikan posisi Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN, Jerry menilai ada kesan dipaksakan.

“Kok sepertinya dipaksakan ya. Kalau AHY ditempatkan pada bidang lain, kemungkinan akan lebih baik, seperti Kementerian Sosial, atau jadi Menpora. Ini sejalan dengan karakteristik AHY,” tuturnya.

Baca Juga :  Menko Polhukam: Integrasi Pertanahan dan Tata Ruang sebagai Upaya Perlambatan Entropi

Meski demikian Jerry menyerahkan kewenangan itu pada Presiden Jokowi. Ia hanya meminta adanya pertimbangan yang lebih mendalam terkait posisi Menteri ATR/BPN.

“Ini hak prerogatif Presiden, tapi kalau hemat saya, jangan coba-coba deh. AHY tetap dimasukan dalam kabinet tentu bagus, tapi yang lebih pas. Untuk Kementerian ATR BPN, serahkan saja sama Raja Antoni, saya yakin beres itu,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *