Bupati Samosir Hadiri Puncak Acara Pesta Syukuran Pomparan Parna Indonesia

SAMOSIR, sinarpagibaru.com – Bupati Samosir bersama Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak menghadiri Pesta Syukuran Pomparan Raja Naiambaton (Parna) Indonesia yang digelar di Pantai Tandarabun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Jumat (8/7).

Pesta Syukuran Pomparan Parna Indonesia berlangsung tanggal 6-8 Juli 2023, dengan mengangkat tema “Melestarikan Budaya dan Identitas Bangsa”.

Sejumlah pejabat yang turut hadir diantaranya mewakili Pangdam I/BB, Dirpolair Polda Sumut Kombes Pol. Toni Ariadi Effendi, Inspektur Provsu Lasro Marbun, Dirut Bank Sumut Babay Parid Wazdi, Wakil Bupati Samosir Drs. Martua Sitanggang, Kapolres Samosir AKBP. Yogie Hardiman, Pj. Sekda Dr. Naslindo Sirait, Asisiten, Pimpinan OPD, dan Camat Simanindo.

Ketua Pomparan Parna Indonesia Letjen TNI (Purn) Cornel Simbolon dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Gubsu beserta rombongan pada pesta syukuran PPI.

“Kami bangga, kami merasa terhormat atas kehadiran Pak Gubernur beserta rombongan pada acara ini”, ucapnya.

Cornel mengatakan, selain yang berdomisili di Kabupaten Samosir, pesta syukuran ini juga dihadiri oleh kurang lebih 1800 orang pomparan Parna dari luar Samosir. Tentu ini akan memberi efek positif terhadap perekonomian lokal.

Bupati Samosir juga menyampaikan atas nama Pemkab Samosir, terima kasih dan selamat datang kepada Gubernur Sumatera Utara dan seluruh Pomparan Parna Indonesia yang menggelar pesta syukuran di Kabupaten Samosir, Titik Awal Peradaban Batak.

Baca Juga :  Besok, Menteri PANRB Akan Resmikan 14 MPP di 10 Provinsi

“Kami telah menyatakan Samosir sebagai Titik Awal Peradaban Batak, karena Samosir dipercaya sebagai asal usul orang Batak”, katanya.

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan selamat atas pesta syukuran Pomparan Parna Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Samosir. Semoga dengan acara ini, akan semakin menyatukan pomparan Parna dan tentu saja semakin mengeratkan kekeluargaan yang ada,” tambah Vandiko.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan dengan adanya sukuran ini, akan sangat membantu Kabupaten Samosir pasca Pandemi Covid-19. Hotel-hotel penuh, kuliner akan laku, tentu semakin membawa perekonomian yang baik untuk Samosir. Sebagai ucapan syukur untuk acara PPI, Bupati Samosir memberikan bantuan sebesar Rp. 50 juta.

Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan bahwa kita patut bersyukur kepada Tuhan. “Inilah kekayaan kita. Acara hari ini adalah salah satu bentuk Marsipature Hutana Be”, ujar Gubsu.

Pada kesempatan tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan ada dua peristiwa di muka bumi ini yang nyaris membuat manusia punah. Yakni sebelum masehi di zaman Nabi Nuh lewat air bah, dan peristiwa meletusnya Gunung Toba sekitar 75 ribu tahun yang lalu.

Baca Juga :  Bupati Samosir Bersama Anggota DPR RI Efendi MS. Simbolon Hadiri Peresmian Tugu Limbong Mulana

Edy menyebutkan, saat Gunung Toba meletus maka terjadilah Danau Toba, yang kita lihat saat ini. Dan akibat letusan itu, 6 tahun lamanya matahari tertutup dan populasi manusia tinggal sekitar 6.000 jiwa.

“Inilah sisa-sisa yang tergolong didalam Parna ini yang hidup ini,” terangnya.

“Yang ingin saya ceritakan saudara-saudara saya, yang sisa-sisa kita ini, mau kita apakan danau ini, apakah mau kita rusak?. Yang perlu kita sampaikan jangan sampai tiga kali Tuhan memperingatkan kita,” kata Edy.

Mengakhiri sambutannya, Edy Rahmayadi menyampaikan selamat syukuran kepada Pomparan Parna Indonesia, dan menyampaikan bantuan berupa 2 ekor kerbau.

Sebelum bertolak dari lokasi acara, Gubernur Edy mengajak hadirin dan undangan menyanyikan lagu “O Tano Batak”. Edy meyakini jika Batak merdeka, lagu “O Tano Batak” akan menjadi lagu kebangsaannya.

(L. Sijabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *