Menteri ATR/BPN Bagikan Sertifikat Tanah Door to Door di Kepulauan Seribu

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyerahkan sertifikat secara langsung kepada warga Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jumat (11/8). (Foto: ist)

Sinarpagibaru.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyerahkan 11 sertifikat tanah dari 36 sertifikat langsung secara door to door kepada warga Kelurahan Pulau Panggang, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jumat (11/08/2023).

Dengan diserahkannya sertifikat tanah secara door to door, Menteri ATR/BPN memastikan secara langsung bahwa sertifikat yang dibagikan telah sesuai dengan nama penerima sertifikatnya, luas bidang tanahnya, dan tidak ada praktik pungutan liar yang dilakukan oleh petugas saat proses penerbitan sertifikat.

35 sertifikat yang diserahkan kali ini, merupakan hasil dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara dan terdapat 1 (satu) sertifikat tanah wakaf sebagai impelementasi dari Gerakan Nasional Sertifikasi Rumah Ibadah dan Pesantren serta wujud dari penyertifikatan tanpa terkecuali dan tanpa adanya diskriminasi.

Terbitnya sertifikat di Kepulauan Seribu, Menteri ATR/BPN menegaskan bahwa program PTSL bukan hanya berfokus di wilayah daratan atau perkotaan, tetapi menyentuh sampai ke pulau-pulau kecil, pedesaan, bahkan daerah-daerah perbatasan.

Baca Juga :  Tim TPI Itjen Kementerian ATR/BPN Lakukan Penilaian Pembangunan ZI di Kantah Jakut
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto berfoto bersama usai menyerahkan sertifikat di Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jumat (11/8). (Foto: ist)

Mengenai penyertifikatan tanah wakaf, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menyampaikan untuk tanah wakaf yang belum disertifikasi agar segera didaftarkan dan pihaknya akan membantu menyelesaikan permasalahannya.

Terkait program PTSL di seluruh Indonesia, dari target 126 juta bidang tanah, saat ini tanah yang sudah terdaftar berjumlah sekitar 105,2 juta bidang, di mana sekitar 86,5 juta bidang di antaranya sudah bersertifikat.

Di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu sendiri, persentase tanah terdaftar sudah mencapai 99,50 %, dan ditargetkan akhir tahun 2023 PTSL di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dan Kota Administrasi Jakarta Utara rampung 100%.

“Di Kabupaten Kepulauan Seribu tanah terdaftar sudah mencapai 99, 50 %. Jadi sebentar lagi Kepulauan seribu menjadi Kabupaten lengkap”, ujar Hadi.

Dampaknya, lanjut Hadi mengatakan bahwa penambahan nilai ekonomi yang dihasilkan selama 1 tahun (tahun 2022) mencapai 25 Triliun rupiah.

Diharapkan dengan diserahkannya sertifikat tanah ini, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto menghimbau masyarakat dapat menjaga sertifikat yang telah diberikan. Selain itu, masyarakat juga dapat menjaga tanda batas tanahnya dengan baik, jangan sampai diserobot oleh oknum Mafia Tanah.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Imbau Seluruh Satker Sosialisasikan Sertipikat Tanah Elektronik

Turut mendampingi Menteri ATR/BPN dalam kesempatan ini, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Wartomo, Kepala BPN Kota Jakarta Utara, Taufik Suroso, beserta jajaran. (Gtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *