Menteri PANRB Terima Penghargaan Adhikarya Utama Pembangunan Pertanian

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas Terima Penghargaan Adhikarya Utama Pembangunan Pertanian dari Wapres Ma'ruf Amin di Istana Wakil Presiden, Senin (14/08). (Foto: Humas Kemen PANRB)

Sinarpagibaru.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mendapatkan penghargaan Adhikarya Utama Pembangunan Pertanian. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Istana Wakil Presiden, Senin (14/08).

Wapres menyampaikan penghargaan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian ini merupakan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras dalam sektor pertanian. Kolaborasi pemerintah ini mampu mencukupi suplai beras pada tahun 2022-2023 hingga peningkatan kapasitas petugas pertanian.

“Kementerian PANRB telah melakukan peningkatan kapasitas petugas pertanian serta dorongan reformasi birokrasi, yang juga didukung oleh pemerintah provinsi dan kabupaten sebagai ujung tombak pelaksanaan pembanguan pertanian di wilayah,” ujar Wapres setelah menyerahkan penghargaan.

Selain Menteri PANRB, penghargaan juga diberikan kepada Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Nanik Murwati serta Deputi Bidang SDM Aparatur Alex Denni. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Kementerian PANRB dalam penguatan sumber penyuluh pertanian dan juga transformasi serta penguatan kelembagaan pertanian.

Sektor pertanian pada tataran makro, lanjut Wakil Presiden, telah tumbuh positif secara konsisten. Produksi beras pada 2022 mencapai 31,5 juta ton dan ekspor pertanian pada 2022 berkisar Rp 658 triliun. Hal ini juga diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani, dimana Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat meningkat yang merupakan cerminan kesejahteraan petani yang terus membaik.

Baca Juga :  Kementerian PANRB Dukung Penurunan Kemiskinan di Kaltim dengan Memanfaatkan Digital ID

Wapres dalam kesempatan itu juga memberikan tiga arahan untuk sektor pertanian saat ini. Pertama, tingkatkan pertumbuhan sektor pertanian seperti sebelum pandemi. Kedua, perlu upaya terintegrasi dari pusat hingaga daerah untuk peningkatan produktivitas pertanian, khususnya tanaman pangan. Terakhir, terus lakukan pendampingan UKMKM sektor pertanian agar dapat naik kelas untuk ekspor produk, akses pasar langsung, serta peningkatan kualitas produk dan konsitensi produksi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas segenap sinergi, kolaborasi, kontribusi nyata pada pencapaian hasil produksi pertanian kita. Mari kita wujudkan pertanian yang maju, petani yang sejahtera, menuju Indonesia makmur dan jaya,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud dari implementasi reformasi birokrasi yang berdampak, khususnya di sektor pertanian. Penyederhanaan proses bisnis serta peningkatan kapasitas penyuluh pertanian telah dilakukan untuk mendorong capaian sektor pertanian.

Baca Juga :  Kementerian PANRB dan Paguyuban Bahas Konkret Penerapan UU ASN

“Terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah melaksanakan reformasi birokrasi yang berdampak. Semoga upaya kolaborasi yang dilakukan pemerintah dapat terus memajukan sektor pertanian di Indonesia hingga akhirnya kita dapat swasembada pangan yang disertai dengan membaiknya kesejahteraan petani kita,” tutup Menteri Anas.

Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian ini diberikan kepada sejumlah pihak yang telah memajukan sektor pertanian. Penghargaan Adhikarya Utama Pembangunan Pertanian diberikan kepada dua menteri, yakni Menteri PANRB dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sebanyak 9 gubernur dan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya dari Kementerian PANRB dan Kementerian PUPR mendapat Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian, serta 10 bupati meraih Adhikarya Pratama Pembangunan Pertanian. (Gtg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *